cara membuat busana kerja yang baik

Standar

1. Pilihlah model pakaian yang sesuai dengan kebutuhan Anda saat ini (misal : pakaian untuk ke kantor atau ke pesta atau pakaian sehari-hari), lalu carilah model pakaian yang sesuai dengan selera dan kondisi tubuh Anda (tinggi, pendek, gemuk, atau langsing) atau anda bisa tanyakan langsung di kurus menjahit.

 

2. Cari bahan pakaian yang sesuai dengan model yang Anda pilih, misal :

 

– blazer atau jas dan pantalon untuk ke kantor : pilih bahan yang terbuat dari katun tebal atau semi wol sehingga tampak rapi saat dijahit dan digunakan. Perhatikan warna dan serat bahan.

 

– gaun malam untuk ke pesta : pilih bahan yang lebih ringan, melayang dan berkesan mewah, berwarna sedikit mencolok atau mengkilat misalnya bahan satin atau sutra warna emas. Perhatikan corak bahan.

 

– blus untuk sehari-hari : pilih bahan katun atau kaos yang menyerap keringat, berwarna terang atau gelap tidak masalah, asalkan tidak terlalu glamour atau berkesan kaku jika digunakan. Perhatikan sifat bahan, terlalu lentur atau terlalu kaku.

 

3. Buatlah pola sesuai dengan model yang Anda pilih. Hati-hati dengan model pakaian pas badan atau longgar saat membuat pola. Pola harus dibuat sesuai dengan model pakaian atau anda bisa meminta saran di tempat kurus menjahit terderkat.

 

4. Saat menjahit, perhatikan arah serat kain dan sifat kain. Jika kain sulit untuk dijahit tentu Anda perlu lebih berhati-hati saat menjahitnya. Jika tidak, maka bahan bisa berkerut atau jarum mesin dapat patah jika bahan terlalu kaku.

 

5. Setelah pakaian selesai dijahit, jangan lupa perhatikan tahap akhir yaitu mengamati kembali apakah masih ada sisa benang jelujur yang tertinggal, atau kancing yang belum terpasang, dan lain sebagainya. Bila Anda menemukan sesuatu yang belum beres, segera rapikan dan perbaiki kekurangan yang ada, baru kemudian Anda dapat mencuci dan menggunakan baju baru yang sudah Anda buat sendiri.

Memilih Pakaian Sesuai Umur

Standar

Berpakaian yang baik seseuai umur akan mencitrakan bagaimana diri kita. Sesuaikah pakaian yang kita kenakan dengan umur?

Banyak sekali desainer saat ini yang mampu menciptakan segala macam trend pakaian. Semua bisa memakainya tergantung kebutuhan. Tak sedikit malah yang akan memakai pakaian dan menjadikan dirinya trend center jaman ini. Serangkaian aksesoris pun turut memeriahkan koleksi pakaian saat ini. Tua, muda semua mengikuti mode dalam berpakaian.

Namun perlu diketahui, dalam berpenampilan pun hendaknya tetap disesuaikan berdasarkan seberapa umur kita saat ini. Sangat tidak pantas bila umur sudah 40an tapi memakai rok mini. Bukan ketinggalan jaman, namun penempatannya yang salah. Berikut ada beberapa tips dalam memilih pakaian yang pantas sesuai umur.

Tips memilih pakaian sesuai umur

Tidak asal memilih pakaian berdasarkan uang yang dimiliki. Namun umur juga dapat menentukan gaya berpakaian seseorang. Akan sangat tidak pantas bila si umur 40an namun tetap berpenampilan layaknya umur 20an.

Memilih pakaian sesuai umurmemilih pakaian sesuai umur Tips Memilih Pakaian Sesuai Umur

  • Pada umur 20an : Gaya berpakaian yang tidak beraturan akan membuat umur 20an lebih percaya diri. Menggunakan pakaian dengan leher tanpa kerah  dan ditambah banyak aksesoris juga bisa dikenakan.
  • Pada umur 30an : Pakaian yang pantas dipakai pada umur seperti ini, biasanya cenderung pada baju berkerah dengan menambahkan sedikit hiasan agar tampak menarik. Lalu bisa gunakan syal sebagai aksen tambahan bagi yang memiliki leher lebih jenjang.
  • Pada umur 40an : Pada usia ini sangat baik menggunakan pakaian yang lebih menonjolkan bagian terbaik dari tubuh. namun, tetap sembunyikan bagian pinggang yang lebar dan paha yang besar dengan menggunakan pakaian yang longgar dan agak menjuntai.

Memilih jeans sesuai umur

  • Umur 20an : Di umur seperti ini jeans dengan model seperti apa dan bahan apapun akan sangat cocok digunakan. Jangan takut mencoba, gunakan saja jeans yang pantas dan cocok dengan segala macam warna yang sesuai dengan kepribadian.
  • Umur 30an : Yang paling pas adalah menggunakan jeans yang bergaya klasik. Jangan gunakan jeans dengan model baggy, karena akan tidak sesuai. Pilih saja warna biru atau abu-abu gelap karena akan tampak serasi seiring umur kita.
  • Umur 40an : Jeans yang dipakai harus bisa menutupi bagian tubuh dari kaki yang nampak besar. Paha yang besar akan tidak terlihat jelas dengan menggunakan jeans dengan model pinggang tinggi dan agak besar pada bagian kaki.

Membuat busana yang baik

Standar
Untuk menjahit busana yang baik diperlukan keterampilan dan pengetahuan menjahit yang baik pula. Dalam belajar menjahit busana, ada empat hal penting yang harus diperhatikan untuk menghasilkan busana atau pakaian yang baik dan sempurna. Keempat hal ini antara lain :

1. Model busana.

Model busana yang dipilih, biasanya disesuaikan dengan warna kulit pemakainya, waktu dan kondisi atau dalam hal ini disesuaikan dengan event yang akan dihadiri. Biasanya pemilihan model busana juga berdasarkan pada trend yang berlaku saat itu.
2. Bahan / Kain yang akan dijadikan pakaian.
Pemilihan dan penggunaan bahan dapat membuat perbedaan besar dalam setiap pakaian yang akan dijahit. Pemilihan warna dan corak yang tepat akan menentukan juga pada keindahan dan kesempurnaan busana atau pakaian kita.
3. Cara pengukuran.
Kesempurnaan pakaian atau busana yang akan dijahit juga sangat ditentukan oleh metode pengukuran badan yang akurat. Dimana nantinya akan menentukan hasil gambar pola konstruksi busana yang akurat, dan pada akhirnya busana atau pakaian yang jadi sesuai dengan keinginan kita.
4. Cara memotong bahan dan menjahit.
Jika akan memotong dan melakukan pekerjaan menjahit kain untuk busana yang akan dibuat, perhatikan panjang dan lebar kain, lajur dan corak kain.Sedangkan cara menjahit yang benar harus selalu diterapkan dalam setiap pengerjaan busana. Untuk cara menjahit yang baik tentunya tidak dapat dijelaskan hanya dengan tulisan atau teori saja, tetapi akan lebih baik lagi dengan melakukan lebih banyak praktek .
Keempat hal di atas sangat berpengaruh dalam proses menjahit pakaian. Dengan menerapkan keempat hal di atas diharapkan mendapatkan hasil busana yang sempurna. Para penjahit dan perancang busana di seluruh dunia pun pasti tidak akan meninggalkan keempat poin di atas. Dan bagi pemula seperti kita empat hal ini harus selalu kita ingat dan menjadi perhatian kita dalam belajar menjahit, agar memperoleh hasil yang memuaskan.

Cara Mencuci Pakaian yang Baik dan Benar

Standar
Membeli pakaian adalah ritual rutin yang harus dilakukan oleh seseorang. Orang akan terpaksa membeli baju, celana, pakaian dalam, kaus kaki, jaket, dsb jika yang lama sudah tidak layak dipakai lagi alias rusak. Jika baju-baju kita yang lama dapat bertahan lebih lama maka kita pun bisa menghemat pengeluaran sandang kita. Berikut ini situs web organisasi.org kesayangan kita akan berbagi tips cara-cara membuat pakaian kita bisa awet bertahan selama mungkin serta mengatasi berbagai permasalahan baju-baju kita. Apabila anda punya tambahan tips silahkan anda berbagi dengan kita-kita melalui komentar di bawah. A. Tips Mencuci Pakaian / Baju 1. Untuk pakaian yang baru dibeli, baru dikasih orang, baru dapat hadiah, dan sebagainya sebaiknya dalam mencuci kita cuci sendiri tidak digabung dengan pakaian yang lain dan tidak di mesin cuci agar aman dari kasus kelunturan. Jika pencucian pertama dan kedua tidak ada masalah maka kita boleh menggabungkannya dengan pakaian lain untuk pencucian selanjutnya. 2. Pilah-pilah pakaian sebelum mencuci berdasarkan tingkat kekotorannya. Jangan menggabung pakaian yang habis dipakai untuk bermain lumpur atau kain pel dengan baju-baju yang dipakai sehari-hari karena baju yang tadinya bersih bisa terkontaminasi kotoran. 3. Jangan rendam kaos, celana, baju, dan lain-lain yang disablon terlalu lama lebih dari satu jam di dalam larutan deterjen agar tidak rusak. 4. Apabila anda membeli atau mendapat baju bekas / second yang pernah dipakai orang lain maka cuci pakaian tersebut dengan deterjen yang dapat membunuh kuman agar penyakit-penyakit yang menempel di baju-baju tersebut dapat bersih. 5. Pada saat mencuci gunakan perasaan dan jangan emosi. Hati-hati pada saat menyikat pakaian, memeras pakaian, mengucek pakaian, membanting pakaian, dll jangan terlalu keras agar baju-baju tidak cepat rusak dan melar. 6. Bila menginginkan hasil yang lebih baik dan lebih bersih serta lebih yakin maka sebaiknya anda cuci pakaian tersebut secara manual dengan tangan anda sendiri. Mesin cuci yang pada saat mencuci diset tidak sesuai dengan bahan pakaian atau sablon bisa membuat pakaian rusak. 7. Biasanya pada laber pakaian yang terdapat di leher atau bagian pinggang terdapat pesan-pesan dari pabrik mengenai perlakuan yang seharusnya dilakukan pada saat mencuci pakaian tersebut. Ada aturan tentang suhu air, zat kimia untuk mencuci, cara menyetrika, dsb. Pelajari bahan-bahan pakaian dan cara pencuciannya agar tidak salah metode / teknik mencuci. 8. Zat pemutih pakaian yang terlalu kuat dapat menyebabkan sablon mengelupas dan rusak serta membuat bahan pakaiannya menjadi lebih tipis dan kasar. 9. Pakaian jenis tertentu dengan bahan khusus atau mudah rusak sebaiknya cucilah di tempat cuci laundry profesional agar pakaian kita bisa awet selalu. 10. Pada bilasan terakhir kita bisa menggunakan cairan pelembut dan pewangi pakaian untuk hasil pencucian yang terbaik. 11. Jika ada baju kita yang terkena noda makanan atau noda kimia lainnya sebaiknya lekas dibersihkan agar lebih mudah dihilangkan nodanya daripada menunggu yang akhirnya malah sulit dibersihkan. 12. Hati-hati dengan pembersih noda / bleaching karena bisa mengubah warna pakaian anda jadi belang. Tes dulu pada bagian bahan yang tersembunyi sebelum mencoba membersihkannya. B. Tips Menjemur Pakaian / Baju 1. Untuk bahan seperti kaos yang bisa melar sebaiknya pada saat dijemur jangan digantung dengan hanger agar kerah atau bagian leher tidak melar. 2. Pakaian yang ada sablon / sablonan seperti kaos / t-shirt sebaiknya dijemur setelah baju dibalik. Jadi yang terkena matahari secara langsung adalah baju bagian dalam agar warna baju tidak cepat pudar, kusam dan mbladus. 3. Selain dengan cara menjemur pakaian pada sisi sebaliknya, bisa juga menjemur pakaian dengan posisi miring terhadap cahaya matahari agar tidak terlalu panas. 4. Dalam menjemur pakaian sebaiknya gunakan penjepit baju agar baju kita tidak beterbangan tertiup angin kencang yang dapat membuat baju kembali kotor jika jatuh ke tanah atau lantai yang kotor. C. Tips Menyeterika Pakaian / Baju 1. Gunakan cairan pelicin pakaian agar hasil setrikaan lebih bagus, tidak kusut dan harum baunya. 2. Untuk kaos dan pakaian lain yang ada sablonan sebaiknya disetrika setelah dibalik di mana yang tersetrika adalah bagian sisi yang lainnya agar sablonan awet tidak ngelotok, rusak atau luntur terkena suhu panas. 3. Setrikalah baju anda sesuai aturan yang tertera pada label pesan perlakuan pakaian yang biasanya ada di bagian leher atau pinggang. Pelajari suhu-suhu yang perlu diset untuk setiap jenis bahan agar tidak salah setrika. 4. Menyetrika pakaian sebaiknya dilakukan ketika pakaian benar-benar kering habis dijemur di terik matahari cukup agar pakaian lebih awet tidak rapuh. D. Tips Menyimpan Pakaian 1. Simpanlah pakaian anda di tempat yang bersih, kering, tidak berdebu dan tertutup rapat. Bersihkan dulu dengan lap kering atau lap basah jika kotor sekali. 2. Sebelum menyimpan pakaian pada lemari pakaian sebainya anda pastikan terlebih dahulu tingkat kekeringan pakaian tersebut. PAstikan telah kering benar agar tidak menimbulkan bau tidak sedap. 3. Jangan menyimpan pakaian di tempat yang penuh sesak agar mudah diambil jika diperlukan dan tidak membuat pakaian menjadi kusut tidak rapi. 4. Cuci dengan bersih pakaian anda sebelum disimpan dan keluarkan benda-benda yang ada di dalam saku. Pakaian yang kotor atau mengandung makanan bisa mengundang serangga yang akhirnya merusak pakaian kita. 5. Baju anda bisa digantung di hanger agar baju rapi tanpa bekas lipatan. Untuk celana bisa digantung dan bisa juga dilipat untuk menghemat ruangan penyimpanan pakaian. 6. Gunakan kamper dan alat penghilang kelembabab air untuk menjaga pakaian anda tetap terjaga dalam kondisi yang prima dan baik serta menghadang serangga perusak pakaian kita. E. Tips Tambahan 1. Untuk baju-baju khusus yang mahal atau baju kesayangan kita sebaiknya jangan sering dipakai dan jangan dibawa tidur agar tidak cepat rusak. 2. Untuk pakaian yang digunakan sehari-hari dengan bahan umum dan murah bisa anda cuci di tempat laundry kiloan. Tetapi untuk jenis pakaian khusus yang mahal dengan bahan khusus sebaiknya anda cuci di laundry khusus satuan bukan kiloan agar pakaian anda dicuci dengan cara yang sesuai. Selamat Mencoba dan Semoga Berhasil. Bila anda punya tips atau trik lain silahkan isi komentar di bawah untuk berbagi dengan kita semua🙂 —– Tips mencuci baju putih agar tetap kinclong! Kalian semua pasti punya baju putih kan? Sebagai warna netral yang cocok dipakai semua kalangan, baju putih memang jadi favorit banyak orang. Tapi, warna baju putih yang cepat berubah itu lho yang kadang bikin pusing. Putih memang warna dasar yang paling terang, jadi wajar kalau baju putih lebih cepat terlihat kotor dan berubah warna. Perubahan warna pertama kali terjadi pada saat Anda mencuci baju putih. Lalu, bagaimana dong cara menjaga agar warna baju putih tetap kinclong seperti baru? Jangan khawatir, Suite101.com memberikan beberapa tips mencuci baju putih di bawah ini. 1. Berdasarkan artikel “A Crisp White Shirt is a Fashion Classic” yang ditulis oleh Davis, Fort, dan Richa, lebih baik baju putih dicuci sendiri dan dijemur daripada menggunakan mesin cuci dan dry-clean. 2. Gunakan deterjen khusus untuk pakaian berwarna putih. 3. Jangan pernah mencampur baju warna putih dengan warna lain saat mencuci. 4. Jika warna baju putih kalian sudah terlihat kusam, coba gunakan pemutih. Ingat, gunakan pemutih khusus kain seperti Ecover’s Laundry Bleach. Jangan gunakan pemutih biasa karena ini malah akan membuat warna baju kekuningan. 5. Produk penghilang noda lebih baik digunakan saat kalian menghilangkan kotoran pada pakaian putih, terutama bagian leher dan lengan. Gunakan pasta gigi untuk menggosoknya, tapi jangan terlalu keras karena bisa merusak kain. 6. Kalau bagian ketiak baju kalian biasanya terkena noda deodoran yang membandel, sebaiknya cegah hal ini sebelum terjadi pada baju putih karena nodanya akan lebih terlihat dan lebih sulit hilang. Sebaiknya gunakan kaos lagi di dalam sebelum memakai baju putih untuk melindungi kebersihannya. 7. Saat mengeringkan, sebaiknya gunakan hanger supaya baju tidak kusut. 8. Selamatkan kancing baju dengan membuka terlebih dulu kancing sebelum dicuci atau dimasukkan ke mesin cuci. Itulah beberapa saran untuk mencuci baju putih. Memang membutuhkan usaha yang lebih daripada baju lainnya sih. Tapi kalau baju putih kalian terlihat lebih kinclong dari yang lain, kalian juga kan yang untung?

Cara Berbusana yang baik sesuai Bentuk Tubuh

Standar
Penampilan merupakan salah satu faktor penting untuk menambah kepercayaan diri seseorang. Bahkan ada yang sampai diet mati-matian agar bisa memakai busana yang sedang ngetrend. Perlu diketahui, tampil sempurna bukan berarti harus mengikuti trend yang sedang populer, karena hal ini menyebabkan penampilan anda menjadi tidak sesuai meskipun anda mampu membeli semua produk-produk yang sedang ngetrend.
Cara Berbusana Yang Baik Sesuai Bentuk Tubuh
Kali ini yang akan kita bahas adalah mengenai cara berbusana yang baik sesuai bentuk tubuh. Bentuk tubuh seseorang berbeda-beda, dan tidak semua busana cocok untuk dipakai pada masing-masing bentuk tubuh. Karena itu, anda harus pandai mengenali bentuk tubuh dan busana yang pas untuk anda agar bisa tampil sempurna.

Sebelum memilih pakaian yang akan anda kenakan, maka anda harus memperhatikan bentuk tubuh, warna yang cocok, usia, dan style Anda. Biasanya, Anda sudah mahir untuk memilih busana berdasarkan warna, usia dan style pribadi, namun sayangnya seringkali bentuk tubuh ini kurang diperhatikan sehingga membuat tubuh terlihat lebih berisi dan gemuk. Pada dasarnya tubuh manusia khususnya perempuan dibagi menjadi enam bagian besar. Untuk mendapatkan busana yang pas dengan bentuk tubuh Anda, maka disarankan perhatikan hal berikut ini:

1. Pir
Bentuk tubuh seperti ini merupakan bentuk tubuh yang lebih dikenal dengan tubuh pir. Pada bentuk tubuh ini, bagian pinggul, paha, dan bokong merupakan bagian terbesar dari bagian tubuh lainnya. Bentuk tubuh ini dimiliki oleh artis Hollywood seperti Beyonce, Jennifer Love Hewitt, Shakira, dan JLo.

Busana terbaik: Untuk mendapatkan hasil padu padan yang baik, maka sebaiknya bagian bawah yang lebih besar ini harus diseimbangkan dengan bagian atas tubuh. Seimbangkan bagian bawah yang besar dengan menggunakan busana atau pakaian atasan yang cukup “ramai” dan berwarna lebih cerah. Cara ini dapat membuat perhatian teralihkan pada bagian atas tubuh yang ramping dan bukan di bagian bawah.

Gunakan baju atasan dengan kerah yang besar, lengan yang besar dan bermodel, atau dengan tambahan renda atau draperi. Baju atasan dengan detil di bagian bahu atau di lengan, atau motif garis horisontal juga bisa membantu menyeimbangkan bentuk tubuh. Rok dengan model basic cut dan celana panjang yang slim dan bebas dari aneka detil adalah pilihan yang pas.

Hindari: Agar bagian bokong tak terlihat terlalu besar maka hindari celana dengan model tube, pensil, atau pun rok model fishtail. Hindari juga model celana atau rok yang terlalu ketat karena bisa mempertegas bentuk bokong yang besar.

2. Segitiga terbalik.
Bentuk tubuh ini merupakan bentuk tubuh mirip segitiga terbalik. Ciri-cirinya, bahunya lebih lebar dibandingkan dengan pinggang, sehingga bahu ini terlihat lebih kuat dan besar mirip seperti seorang atlet. Tubuh ini nyaris tak memiliki lekuk tubuh.

Busana terbaik: Tubuh bentuk ini mirip seperti tubuh yang maskulin karena bahunya yang lebih lebar dan besar, sehingga untuk menyamarkan bentuk ini gunakan baju atasan dengan model clean cut tanpa detil terutama dibagian bahu.

Gunakan atasan dengan warna yang lembut untuk menghilangkan perhatian dari garis bahu ini. Seimbangkan bentuk tubuh ini dengan cara bermain di bagian bawahan. Gunakan aneka model bawahan rok A-line atau celana yang bervolume dengan tambahan draperi atau lipatan yang bisa membuat pinggang terlihat lebih besar. Untuk celana panjang sebaiknya gunakan celana dengan model regular cut, atau semi boot cut yang agak besar dibagian bawahnya.

Hindari: Hindari penggunaan celana yang terlalu ketat, dan juga celana pensil dengan ujung yang mengecil.

3. Persegi panjang.
Bentuk tubuh ini memiliki karakteristik antara lain, bagian payudara dan pinggul memiliki ukuran yang sama, tidak memiliki garis pinggang yang jelas, tidak memiliki lekuk tubuh. Artis yang memiliki bentuk tubuh ini antara lain Cameron Diaz, Nichole Kidman, Hillary Duff, dan Melanie C.

Busana terbaik: Sebuah coat panjang dengan detail berstruktur geometris yang dipadu dengan ikat pinggang bisa membuat Anda terlihat lebih berlekuk dan seksi. Jika memiliki ukuran payudara yang kecil, maka bisa diakali dengan menggunakan atasan berleher tinggi. Kuncinya adalah untuk menggunakan busana yang bisa membingkai tubuh dengan busana yang berstruktur tegas. Pilih busana yang simpel dan tak terlalu ramai.

Hindari: Hindari terlalu banyak menggunakan busana dengan detail ramai ataupun aksesoris yang terlalu banyak dalam satu paduan busana.

4. Jam pasir.
Ciri khas dari bentuk tubuh ini antara lain ukuran antara pundak dan garis pinggang adalah sama. Selain itu, bentuk tubuh ini juga ditandai dengan bentuk payudara yang penuh, garis pinggang atau lekuk tubuh yang tajam, bokong, paha dan pinggul yang penuh. Artis yang memiliki bentuk tubuh ini antara lain Marylin Monroe, Jennifer Aniston, dan Kate Winslet.

Busana terbaik:  Gunakan baju atasan dengan leher yang terbuka dan datar karena bisa membantu menonjolkan bahu yang indah. Celana boot cut, flare, dan celana berpipa lebar bisa membantu mengurangi sedikit volume bagian bawah yang besar. Gunakan celana pensil ataupun rok A-line bisa membuat tampilan lebih feminin dan menonjolkan bagian kaki yang indah. Ikat pinggang juga bisa digunakan untuk membantu menonjolkan lekuk tubuh.

Hindari: Hindari busana yang lurus (straight) karena bisa menutupi lekuk tubuh. Hindari juga model jaket yang terlalu besar karena bisa membuat bagian dada lebih besar.

5. Apel.
Bentuk tubuh ini disebut juga dengan bentuk tubuh apel, karena membesar dibagian pinggang.

Busana terbaik: Gunakan busana dengan model empire dress (baju dengan tali di bahu) dan atasan panjang bisa membantu menyeimbangkan bentuk tubuh.Gunakan busana yang bisa membantu membentuk lekuk tubuh Anda. Atau gunakan tambahan belt untuk membentuknya. Jika tergolong kurus maka sebaiknya gunakan busana yang simpel dibagian atas dengan garis leher yang rendah dan menonjolkan leher. Namun kunci untuk membentuk porsi tubuh yang ideal adalah dengan membentuk lekuk pinggang. Untuk si kurus sebaiknya gunakan busana terusan minimalis, agar terlihat langsing dan juga membentuk kurva tubuh.

Busana terbaik untuk model tubuh ini adalah dengan menggunakan jaker, blazer, atau coat yang berstruktur dengan leher V-neck. Sedangkan rok yang paling baik digunakan adalah rok yang tidak terlalu panjang, dan menonjolkan sedikit bagian betis yang ramping.

Hindari: Hindari menggunakan detil yang terlalu banyak di bagian pinggang, seperti adanya manik-manik, payet ataupun ikat pinggang yang tipis karena ukurannya bisa membuat perbandingan yang jelas dengan pinggang yang lebar sehingga pinggang jadi lebih lebar. Gunakan ikat pinggang yang berukuran cukup besar, atau sedang.

6. Tubuh besar.
Bentuk tubuh ini bisa dikategorikan sebagai bentuk tubuh yang besar terutama di bagian perut dan tanpa lekuk tubuh yang jelas. Sehingga sebaiknya fokuskan perhatian untuk memilih busana yang bisa membuat Anda terlihat tinggi, dan langsing.

Busana terbaik: Gunakan aneka busana yang berlekuk di bagian pinggangnya, dan tidak terlalu longgar ataupun ketat. Untuk menghasilkan ilusi tubuh lebih tinggi sebaiknya gunakan busana dengan motif garis vertikal. Gunakan rok dengan model regular cut, dan celana low rise tanpa detil.

Hindari: Hindari untuk terlalu banyak menggunakan detil pada busana, karena akan membuat tubuh terlihat lebih besar. Selain itu, hindari juga penggunaan busana atau bawahan yang terlalu panjang karna bisa membuat garis pinggang ini hilang dan tubuh terlihat lebih pendek.

Membuat Pola Busana Dengan Baik

Standar

. Pengertian Pola Busana

Abaya VioletaPola sangat penting artinya dalam membuat busana. Baik tidaknya busana yang dikenakan dibadan seseorang (kup) sangat dipengaruhi oleh kebenaran pola itu sendiri. Tanpa pola, memang suatu pakaian dapat dibuat, tetapi hasilnya tidaklah sebagus yang diharapkan. Dapat pula diartikan bahwa pola-pola pakaian yang berkualitas akan menghasilkan busana yang enak dipakai, indah dipandang dan bernilai tinggi, sehingga akan tercipta suatu kepuasan bagi sipemakai.
Kualitas pola pakaian akan ditentukan oleh beberapa hal, diantaranya adalah:
1). Ketepatan dalam mengambil ukuran tubuh sipemakai, hal ini mesti didukug oleh kecermatan dan ketelitian dalam menentukan posisi titik dan garis tubuh serta menganalisa posisi titik dan garis tubuh sipemakai;
2) kemampuan dalam menentukan kebenaran garis-garis pola, seperti garis lingkar kerung lengan, garis lekuk leher, bahu, sisi badan, sisi rok, bentuk lengan, kerah dan lain sebagainya, untuk mendapatkan garis pola yang luwes mesti memiliki sikap cermat dan teliti dalam melakukan pengecekan ukuran;
3) Ketepatan memilih kertas untuk pola, seperti kertas dorslag, kertas karton manila atau kertas koran;
4) kemampuan dan ketelitian memberi tanda dan keterangan setiap bagianbagian pola, misalnya tanda pola bagian muka dan belakang, tanda arah benang/serat kain, tanda kerutan atau lipit, tanda kampuh dan tiras, tanda kelim dan lain sebagainya;
5) kemampuan dan ketelitian dalam menyimpan dan mengarsipkan pola. Agar pola tahan lama sebaiknya disimpan pada tempat-tempat khusus seperti rak dan dalam kantongkantong plastik, diarsipkan dengan memberi nomor, nama dan tanggal serta dilengkapi dengan buku katalog.
Dengan adanya pola yang sesuai dengan ukuran, kita dengan mudah dapat membuat busana yang dikehendaki. Menurut Porrie Muliawan (1990:2) pengertian pola dalam bidang jahit menjahit maksudnya adalah potongan kain atau kertas yang dipakai sebagai contoh untuk membuat pakaian. Selanjutnya Tamimi (1982:133) mengemukakan pola merupakan ciplakan bentuk badan yang biasa dibuat dari kertas, yang nanti dipakai sebagai contoh untuk menggunting pakaian seseorang, ciplakan bentuk badan ini disebut pola dasar. Tanpa pola pembuatan busana tidak akan terujut dengan baik, maka dari itu jelaslah bahwa pola memegang peranan penting di dalam membuat busana.
Bagaimanapun baiknya desain pakaian, jika dibuat berdasarkan pola yang tidak benar dan garis-garis pola yang tidak luwes seperti lekukan kerung lengan, lingkar leher, maka busana tersebut tidak akan enak dipakai. Pendapat ini didukung oleh Sri Rudiati Sunato (1993:6) fungsi pola ini sangat penting bagi seseorang yang ingin membuat busana dengan bentuk serasi mengikuti lekuk-lekuk tubuh, serta membuat potongan-potongan lain dengan bermacam-macam model yang dikehendaki. Maka dari itu jelaslah bahwa di dalam membuat busana sangat diperlukan suatu pola, karena dengan adanya pola, akan dapat mempermudah para pencinta busana untuk mempraktekkan kegiatan jahit menjahit secara tepat dan benar. Sebaliknya jika dalam membuat busana tidak menggunakan pola, hasilnya akan mengecewakan. Hal ini didukung oleh pendapat Porrie Muliawan (1985:1) tanpa pola, pembuatan busana dapat dilaksanakan tetapi kup dari busana tersebut tidak akan memperlihatkan bentuk feminim dari seseorang.
Dengan demikian pola busana merupakan suatu sistem dalam membuat busana. Sebagai suatu sistem tentu pola busana juga terkait dengan sistem lainnya. Jika pola busana digambar dengan benar berdasarkan ukuran badan seseorang yang diukur secara cermat, maka busana tersebut mestinya sesuai dengan bentuk tubuh sipemakai. Begitu pula sebaliknya, jika ukuran yang diambil tidak tepat, menggambar pola juga tidak benar, maka hasil yang didapatkan akan mengecewakan.
Dengan demikian untuk mendapatkan busana yang baik dan sesuai dengan desain, maka setiap sub sistem di atas haruslah mendapat perhatian yang sangat penting dan serius.
Ada beberapa macam pola yang dapat digunakan dalam membuat busana, diantaranya ialah pola konstruksi dan pola standar. Masing-masing pola ini digambar dengan cara yang berbeda, memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, untuk lebih jelasnya akan diuraikan satu persatu:
1. Pola Konstruksi
Pola konstruksi adalah pola dasar yang dibuat berdasarkan ukuran badan sipemakai, dan digambar dengan perhitungan secara matematika sesuai dengan sistem pola konstruksi masing-masing.
Pembuatan pola konstruksi lebih rumit dari pada pola standar disamping itu juga memerlukan waktu yang lebih lama, tetapi hasilnya lebih baik dan sesuai dengan bentuk tubuh sipemakai. Ada beberapa macam pola konstruksi antara lain : pola sistem Dressmaking, pola sistem So-en , pola sistem Charmant, pola sistem Aldrich, pola sistem Meyneke dan lain-lain sebagainya.
2. Pola standar
Pola standar adalah pola yang dibuat berdasarkan daftar ukuran umum atau ukuran yang telah distandarkan, seperti ukuran Small (S), Medium (M), Large (L), dan Extra Large (XL). Pola standar di dalam pemakaiannya kadang diperlukan penyesuaian menurut ukuran sipemakai. Jika sipemakai bertubuh gemuk atau kurus, harus menyesuaikan besar pola, jika sipemakai tinggi atau pendek diperlukan penyesuaian panjang pola.
Menyesuaikan pola standar tidak dapat dilakukan dengan hanya mengecilkan pada sisi badan atau pada sisi rok, atau menggunting pada bagian bawah pola, pada pinggang atau bagian bawah rok, karena hal tersebut akan membuat bentuk pola tidak seimbang atau
akan menyebabkan bentuk pola tidak sesuai dengan proporsinya masing-masing.
Cara yang paling mudah dan cepat untuk menyesuaikan pola standar, adalah dengan cara mengetahui ukuran badan sendiri dan memilih pola standar yang ukurannya hampir mendekati dengan ukuran badan dengan mempedomani ukuran lingkar badan, kemudian membuat daftar ukuran badan seseorang dan ukuran pola standar dalam bentuk tabel. Daftar ukuran tersebut ialah sejumlah ukuran yang diambil dari badan seseorang (ukuran sebenarnya). Bagi seseorang yang baru belajar menyesuaikan pola standar, cukup menggunakan ukuran yang penting, misalnya ukuran lingkar badan, lingkar pinggang, panjang muka dan panjang punggung.
Disamping hal di atas seseorang yang ingin menyesuaikan pola standar dengan ukurannya, mesti dapat memilih pola yang ukurannya mendekati dengan ukuran badannya. Untuk memudahkan pekerjaan penyesuaian pola standar, berikut dapat dilihat pola standar dengan ukuran S,M dan L baik pola badan, pola lengan dan pola rok dengan ukuran.
1 Large 94 70 34 35 38 100 28
2 Medium 90 68 33 34 37 94 26
3 Small 86 66 32 33 36 90 24
a. Pola Lengan
b. Pola Badan
c. Pola rok
1 Lingkar badan 92 90 +2:4 = + 1/2 cm
2 Lingkar pinggang 70 72 2:4 = – 1/2 cm
3 Lebar muka 33,5 33 +½ :2=+¼ cm
4 Panjang punggung 37,5 37 + ½ cm
5 Panjang Muka 44 43 + 1 cm
6 Lebar punggung 35 34 + 1:2= + ½ cm
7 Lingkar Panggul 98 94 +4:4=+1 cm
8 Ling Ker Lengan 44 42 + 2 cm
Di dalam menyesuaikan pola standar, selisih yang terdapat pada ukuran lingkaran dibagi empat, hal ini disebakan karena pola badan atau pola rok umumnya dibuat setengah dari badan bagian muka dan setengah dari badan belakang, atau sama dengan seperempat dari ukuran lingkaran dan jumlah sisi yang ditambah atau dikurangi ada empat, oleh sebab itu untuk ukuran melingkar selisih ukuran dibagi empat.
Untuk ukuran lebar selisih dibagi dua, sebab pada pola ukuran melebar dipakai setengahnya., misalnya : lebar muka dan lebar punggung. Untuk ukuran panjang, selisih ukuran tidak dibagi, sebab pola dibuat dengan ukuran penuh sepanjang ukuran yang diambil, misalnya ukuran panjang punggung, panjang lengan dan panjang rok, dengan demikian untuk ukuran panjang ditambah atau dikurangi sebanyak selisih.
Daftar ukuran di atas perlu diperhatikan dalam menyesuaikan pola standar agar mudah mengetahui pada lajur selisih, apakah ukuran pola ditambah atau dikurangi dengan melihat tanda plus atau minus.
Berapa cm ditambah atau dikurangi perlu diperhitungkan betul, dengan pengertian bahwa untuk ukuran melingkar selisih dibagi empat, untuk ukuran melebar selisih dibagi dua dan untuk ukuran panjang selisih tidak dibagi. Berikut ini dapat dilihat beberapa contoh cara menyesuaikan pola standar. Didalam menyesuaikan pola standar perhatikan tanda pada kolom selisih. Pada pola yang disesuaikan tanda plus / membesarkan pola di arsir dengan tanda ///////////, sedangkan tanda minus / mengecilkan di tandai dengan xxxxxxx.
1) Cara menambah ukuran lingkar badan
Muka Belakang
2) Cara mengurangi ukuran lingkar pinggang
Muka Belakang
3) Cara menambah ukuran lebar muka dan lebar punggung
Lebar Muka Lebar Punggung
Gambar 110. Lebar muka dan lebar punggung yang telah dibesarkan.
4) Cara menambah ukuran lingkar panggul
5) Cara menambah ukuran panjang muka dan panjang punggung
6) Cara membesarkan lingkar kerung lengan
Sampingan

1. Pengertian Dari Tata Busana

Tata busana adalah bagian hal yang sangat penting,karena busana merupakan kebutuhan pokok dalam kehidupan manusia.Selain itu,tanpa busana manusia itu tidak akan hidup,dalam arti faktanyasecara mutlak, busana merupakan kebutuhan yang tak dapat dihindari.
Bahkan di era baru seperti saat ini,manusia……tepatnya seorang desaigner ingin berlomba-lomba untuk menciptakan/merancang busana sedemikian indahnya,baik itu busana casual,pesta,formal maupun nonformal,serta adat dan lain2nya.Karena mereka ingin memenuhi kebutuhan pasar atau khalayak secara luas.
Dan kebanyakan orang khususnya pada kalangan atas,sering membesarkan gengsinya……jadi mereka harus mengenakan busana yang belum pernah dipakai.Agar busananya lain dari yang lain mereka sering menggunakan jasa desaigner.

2. Bagian-bagian Busana Pentas

Secara garis besar kostum dapat dibedakan atau digolongkan menjadi lima kelompok yaitu : Busana dasar, busana kaki, busana tubuh, busana kepala dan perlengkapan-perlengkapan atau accessories.

a. Busana dasar
Busana dasar yaitu bagian dari busana yang entah kelihatan maupun yang tidak terlihat, gunanya untuk membuat indah pakaian yang terlihat. Busana ini juga untuk membuat efek yang diperlukan dalam sebuah pertunjukan. Busana ini bisa berbentuk korset, stagen, rok simpai atau busana untuk membuat perut gendut, pinggul yang besar atau untuk membuat pemeran tampak gemuk. Contoh yang paling sederhana yaitu pakaian badut.

b. Busana kaki
Busana Kaki yaitu busana yang digunakan untuk menghias kaki pemeran. Busana ini bisa terdiri dari kaos kaki, sepatu ( olah raga, periodisasi, klasik, modern, kesatuan atau seragam dan lain-lain), sandal (modern, tradisional, klasik, rakyat atau keratin) sepatu atau sandal dari suku atau Negara tertentu yang mempunyai ciri khas tersendiri.

Gambar 8. Contoh beragam sepatu dan sandal dari berbagai Negara.

c. Busana tubuh atau body
Busana tubuh atau body yaitu busana yang dipakai tubuh dan  kelihatan oleh penonton. Busana ini meliputi blus, rok, kemeja, celana, jaket, rompi, jas, sarung dan lain-lain. Busana ini bisa pakaian tradisional dari suatu daerah, busana kenegaraan, busana modern atau busana fantasi yang diciptakan untuk tujuan pementasan dengan lakon tertentu.

d. Busana kepala
Busana Kepala yaitu pakaian yang dikenakan di kepala pemeran, termasuk juga penataan rambut. Corak pakaian kepala tentu saja tergantung dari corak busana yang akan dikenakan. Pakaian kepala dapat dimanfaatkan sebagai tanda atau pencitraan seorang pemain di atas pentas. Misalnya seorang raja ditandai dengan pemakaian mahkota, orang jawa dengan blangkonnya atau cowboy dengan topi laken. Gaya rambut juga kadang-kadang dimasukkan kedalam pakaian kepala meskipun ini termasuk bagian dari tata rias. Busana dan tata rias sangat erat kaitannya dengan melukiskan peranan hingga kedua hal tersebut perlu diperhatikan bersama.

e. Perlengkapan-perlengkapan/accessories
Accessories
yaitu pakaian yang melengkapi bagian-bagian busana yang bukan pakaian dasar atau yang belum termasuk dalam busana dasar, busana tubuh, busana kaki dan busana kepala. Pakaian ini ditambahkan demi efek dekoratif, demi karakter atau tujuan-tujuan lain. Misalnya kaos tangan, perhiasan, dompet, ikat pinggang, kipas dan sebagainya.
Selain accessories ada juga yang disebut dengan properties yaitu benda atau pakaian yang berguna untuk membantu akting permainan. Perbedaan antara accessories dan properties tidaklah begitu jelas, seringkali yang sedianya untuk properties tetapi kemudian berubah menjadi accessories begitu juga sebaliknya. Umpamanya, dompet yang dibawa oleh seorang pemeran hanya untuk melengkapi efek kostum adalah accessories, tetapi bila dompet tersebut digunakan untuk membantu akting maka dompet tersebut menjadi properties. Kemudian mantel dan topi yang harus ada pada tempatnya bila adegan mulai, atau yang dibawa oleh pelaku lain, ini dipandang sebagai properties, tetapi kalau mantel dan topi itu digunakan oleh pelaku maka ini disebut sebagai kostum. Jadi suatu accessories yang dikenakan oleh pemeran apabila tidak digunakan untuk membantu acting permainan maka tetap disebut sebagai accessories tetapi kalau barang itu digunakan untuk membantu permainan maka disebut dengan properties. Begitu juga dengan busana kalau tidak digunakan untuk main maka disebut sebagai properties tetapi kalau digunakan pada waktu permainan maka disebut sebagai kostum.

3. Cara Memakai Jilbab / Hijab Modis Dan Modern Mudah Terbaru

 Buat ukhti muslimah, kali ini Fahriemje akan membahas mengenai cara berhijab atau cara memakai hijab biasa di bilang cara memakai jilbab modern yang lagi trend saat ini.Atau dalam arti kata lain kami akan share mengenai cara memakai kerudung modern yang akan membuat anda tampil semakin modis dengan nuansa islami. Sebagai muslimah anda gak usah takut dibilang kuno karena memakai jilbab alias berhijjab, malah saat ini semakin banyak wanita muslimah yang memakai jilbab. Selain di tuntut agama berjilbab juga akan mebuat anda nyaman dan anggun. karna kecantikan anda akan terlihat natural. Model alias style berjilbab yg lagi ngetrend bisa anda jadikan acuan untuk bergaya memakai kerudung/jilbab. diantaranya ialah model jilbab modern, segi empat, kreasi, shawl, paris serta pashmina. Dengan berbagai kreasi cara memakai jilbab terbaru yang modis dan modern ini semoga para generasi muda semakin giat melestarikan syariat akan tetapi tidak meninggalkan faktor modis dan modern dan semoga beberapa gambar kreasi terbaru cara memaki kerudung ini bisa membantu anda, selain gambar saya nanti juga akan memberikan beberapa video cara mengenakan jilbab terbaru yang saya dapatkan dari youtube . Gambar gambar cara memakai jilab modern terbaru ini saya dapatkan dari salah satu situs jual jilbab online yang beralamat di http://www.scarfsweethoney.com dan beberapa sumber yang lain..

Baca Selengkapnya di: http://fahriemje.blogspot.com/2012/06/cara-mudah-memakai-jilbab-modis-dan.html
Copyright http://fahriemje.blogspot.com/ Terimakasih n Sembah nuwun telah menyebar luaskan artikel ini.

Gambar

4. Asal Usul Jilbab atau Kerudung

Jilbab atau kerudung, pasti sudah sangat umum dikalangan kita umat muslim. Salah satu manfaatnya adalah untuk menutup aurat bagi seorang muslimah. Dahulu jilbab atau kerudung hanyalah sehelai kain sederhana yang dijahit atau diikatkan dikepala, akan tetapi dengan berkembangnya zaman, maka perubahan akan model jilbab atau keudung juga sangat besar. Hal ini tentu saja dapat kita ambil sisi positifnya, dimana dengan berbagai fariasi atau model jilbab atau kerudung yang sudah beraneka macam semoga juga dapat memberikan semangat pada kaum muslimah untuk senantiasa senang dan bangga dengan busana muslim mereka.

Tapi tahukah sista, bagaimanakah asal usul dari jilbab itu?

Kata jalâbîb merupakan bentuk jamak dari kata jilbâb. Terdapat beberapa pengertian yang diberikan para ulama mengenai kata jilbab. Ibnu Abbas menafsirkannya sebagai ar-ridâ’ (mantel) yang menutup tubuh dari atas hingga bawah. Al-Qasimi menggambarkan, ar-ridâ’ itu seperti as-sirdâb (terowongan). Adapun menurut al-Qurthubi, Ibnu al-’Arabi, dan an-Nasafi jilbab adalah pakaian yang menutupi seluruh tubuh. Ada juga yang mengartikannya sebagai milhafah (baju kurung yang longgar dan tidak tipis) dan semua yang menutupi, baik berupa pakaian maupun lainnya. Sebagian lainnya memahaminya sebagai mulâ’ah (baju kurung) yang menutupi wanita atau al-qamîsh (baju gamis).

Sebagian lainnya yakni Qatadah dan riwayat lain dari Ibnu Abbas yang menyatakan bahwa jilbab itu diikatkan di atas dahi kemudian ditutupkan pada hidung. Sekalipun kedua matanya terlihat, jilbab itu menutupi dada dan sebagian besar wajahnya..Adapun menurut al-Hasan, jilbab itu menutupi separuh wajahnya. Ada pula yang berpendapat, wajah tidak termasuk bagian yang ditutup dengan jilbab. Menurut Ikrimah, jilbab itu menutup bagian leher dan mengulur ke bawah menutupi tubuhnya,  sementara bagian di atasnya ditutup dengan khimâr (kerudung) yang juga diwajibkan

Meskipun berbeda-beda, menurut Al-Baqai, semua makna yang dimaksud itu tidak salah. Bahwa jilbab adalah setiap pakaian longgar yang menutupi pakaian yang biasa dikenakan dalam keseharian dapat dipahami dari hadis Ummu ‘Athiyah ra.:

Rasulullah saw. memerintahkan kami untuk keluar pada Hari Fitri dan Adha, baik gadis yang menginjak akil balig, wanita-wanita yang sedang haid, maupun wanita-wanita pingitan. Wanita yang sedang haid tetap meninggalkan shalat, namun mereka dapat menyaksikan kebaikan dan dakwah kaum Muslim. Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, salah seorang di antara kami ada yang tidak memiliki jilbab?” Rasulullah saw. menjawab, “Hendaklah saudarinya meminjamkan jilbabnya kepadanya.” (HR Muslim).

 

5. Tips Memakai Jilbab Modern Terbaru

Kali ini saya akan coba share tentang Cara Memakai Jilbab Kreasi dan Jilbab Modern Terbaru yang saya pelajari dari beberapa sumber di Internet.

Sebelum memulai tutorial Cara Memakai Jilbab, ada baiknya kita kenali dulu aneka ragam / Macam-macam Jilbab Terbaru yang sedang menjadi trending topik tahun 2012 ini. Beberapa jenis Jilbab Modern terbaru 2012 dibawah ini akan terlihat lebih sempurna jika dipadukan dengan pakaian Kebaya, terutama untuk anda yang memiliki jenis wajah yang oval atau bulat.

Berikut ini daftar nama Model Jilbab terbaru yang paling di gemari di Indonesia :

  • Model Jilbab Faira
  • Model Jilbab Zoya
  • Model Jilbab Zatta
  • Model Jilbab Refanes
  • Model Jilbab Delima
  • Model Jilbab Pesta
  • Model Jilbab Alfathayeh
  • Model Jilbab Maxtel
  • Model Jilbab Shasmira
  • Model Jilbab Rabbani
  • Model Jilbab Fahira
  • Model Jilbab Pashmina
  • Model Jilbab Paris
  • ,Model Jilbab Saqina
  • Model Jilbab Turki

Dari beberapa daftar Model Jilbab terbaru diatas, mungkin tidak akan saya bahas satu persatu di artikel kali ini, silahkan anda cari di Google.co.id [Klik] dengan masing masing kata kunci. Karena pada prinsipnya semuanya sama saja, hanya saja Cara Memakai Jilbab nya yang banyak Kreasi dan bergaya Modern.

Okey, di paling bawah artikel ini saya sudah persiapkan beberapa link Video tutorial Cara Memakai Jilbab Kreasi Modern Terbaru yang bisa anda download untuk di pelajari di rumah. Sebagai awalnya, berikutnya saya persiapkan foto foto cara memakai jilbab yang saya sadur dari situs malaysia scarfsweethoney.com, silahkan baca terus ya…

GambarGambarGambarGambarGambarGambar

Gambar